Berikan Nutrisi dan Stimulasi Terbaik pada Masa Emas Perkembangan Otak (Golden Years)


Proses perkembangan otak anak terdiri dari serangkaian tahapan yang telah dimulai sejak di dalam kandungan. Tepatnya, ketika kehamilan memasuki trimester ke-3. Tahapan itu berlanjut setelah anak lahir dan perkembangan yang berlangsung hingga usia 2 tahun merupakan periode emas atau periode pacu tumbuh otak.
* Pada usia 6 bulan, perkembangan otak anak mencapai 50%.
* Pada umur 2 tahun melonjak hingga 75%.
* Pada umur 5 tahun perkembangan otak mencapai 90%.
* Pada umur 10 mencapai 99%.
Faktor genetik hanya memiliki andil 30-40% dalam menentukan perkembangan otak dan tingkat kecerdasan anak. Selebihnya, yang berperan adalah faktor lingkungan, antara lain pemenuhan kebutuhan berbagai zat gizi yang diperlukan untuk menunjang proses perkembangan otak anak.

Memilih Nutrisi yang TEPAT

Proses perkembangan otak ini berlangsung sangat cepat hingga balita berusia tiga tahun. Setelah masa ini proses akan berjalan melambat, yakni pada usia sekolah dan usia remaja. Namun, perkembangan sirkuit otak sangat bergantung pada kualitas nutrisi dan stimulasi yang didapat oleh balita, sejak di dalam kandungan, sampai tiga tahun setelah ia dilahirkan.

Dengan pemberian nutrisi yang lengkap dan seimbang sejak di dalam kandungan sampai usia 3 tahun, maka semakin banyak jumlah sel-sel otak bayi. Semakin bagus kualitas percabangan sel-sel otak, dan semakin bagus fungsi sinaps antara sel-sel otak bayi dan balita.

Apa saja zat gizi untuk perkembangan otak anak? Yang sudah terbukti secara ilmiah adalah DHA (docosahexaenoic acid), bermanfaat untuk membantu mengoptimalkan proses perkembangan otak. DHA merupakan bahan baku pembentuk 60% asam lemak esensial otak, yang memiliki fungsi penting, yaitu membentuk sel-sel saraf otak, melindungi serabut saraf otak, dan memelihara fungsi otak serta indera penglihatan (terutama retina).

Salah satu zat penting untuk perkembangan sel saraf otak adalah zat besi.  Zat besi inilah yang dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah (hemoglobin) yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk otak. Karena itu, menjaga anak agar tak menderita kekurangan zat besi merupakan salah satu kebutuhan mutlak bayi. Sebab, jika sampai kekurangan zat besi yang berakibat anemia, bisa mengganggu pertumbuhan sel saraf pada otak si kecil. Dari berbagai kajian ilmiah menunjukkan bahwa kekurangan zat besi dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan serta sel otak. Kekurangan kadar Hb dalam darah dapat menimbulkan gejala lesu, lemah, letih, lalai dan cepat capai. Akibatnya dapat menurunkan prestasi belajar, olahraga dan produktifitas kerja serta menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi. Bagi ibu yang sedang hamil penting juga untuk mendapat asupan zat besi yang cukup selama dalam masa kehamilan dengan mengkonsumsi suplemen di masa kehamilan.

Berikan yang terbaik untuk buah hati Anda dengan memilih suplemen / vitamin yang tepat agar perkembangan otaknya optimal, antara lain : WELLNESS Kids Omega 3, WELLNESS Children Multi Liquid, Nature’s Plus Baby Plex Animal Parade, Nature’s Health DHA Complex, Nature’s Plus Animal Parade Liquid

STIMULASI

Karena waktu yang sangat terbatas ini, sebaiknya orang tua memanfaatkannya dengan baik, yakni dengan cara memberikan stimulasi sebanyak-banyaknya sejak dini. Stimulasi yang diberikan pada masa ini, sangat efektif untuk mengoptimalkan kecerdasan balita. Sebaliknya, stimulasi yang kurang akan memengaruhi kecerdasan balita.

Orang tua harus memahami bahwa stimulasi yang bervariasi, yang dilakukan setiap hari akan merangsang kecerdasan dan kreativitas balita lebih baik. Namun stimulasi harus diberikan secara menyeluruh pada berbagai potensi anak, misalnya sistem penginderaan, meliputi: pendengaran, penglihatan, peraba, penciuman dan pengecapan. Selain itu, stimulasi juga harus merangsang gerakan, kasar maupun halus, serta merangsang perasaan dan pikiran balita.

Lalu apa yang harus diperhatikan oleh orang tua dalam memberikan stimulasi pada balita? Pertama adalah, stimulasi harus dilakukan dengan cara bermain, dalam suasana yang menyenangkan, penuh kegembiraan dan kasih sayang. Berikan stimulasi sesuai dengan usia dan tahapan tumbuh kembang balita.

Stimulasi untuk bayi 0–3 bulan dengan cara: menatap mata bayi, mengajak tersenyum, berbicara, membunyikan berbagai musik, meraih dan memegang mainan, mengulingkan tengkurap-telentang. Stimulasi umur 3–6 bulan ditambah dengan bermain ‘cilukba’, melihat gambar dan huruf, mengulang beberapa kata, dan dilatih duduk. Umur 6 – 9 bulan ditambah dengan memanggil namanya, mama-papa, bersalaman, tepuk tangan, melambaikan tangan, membacakan dongeng, dilatih berdiri berpegangan. Umur 9 – 12 bulan ditambah dengan memasukkan dan mengeluarkan mainan ke dalam wadah, minum dari gelas, menggelindingkan bola, dilatih berjalan berpegangan. Umur 12–18 bulan ditambah dengan mencoret-coret, menyusun kubus, balok-balok, potongan gambar sederhana (puzzle), memasukkan dan mengeluarkan benda-benda kecil dari wadahnya, berjalan tanpa berpegangan, mundur, memanjat kursi, menendang bola, melepas celana, melakukan perintah-perintah sederhana, menyebutkan nama–nama benda.

Umur 18–24 bulan ditambah dengan menyebutkan dan menunjukkan bagian-bagian tubuh, gambar, benda-benda di sekitar rumah, bercerita tentang kegiatan sehari-hari menggambar garis-garis, mencuci tangan, memakai celana-baju, melempar bola, dan melompat. Umur 2–3 tahun ditambah dengan mengenal dan menyebutkan warna, menggunakan kata sifat (besar-kecil, panas-dingin, tinggi-rendah, banyak-sedikit, dll), kegunaan benda, nama teman, menghitung, memakai baju, menyikat gigi, bermain kartu, boneka, masak-masakan, menggambar garis, lingkaran, manusia, buang air kecil atau besar di toilet. Rangsanglah balita agar tertarik untuk mengamati dan mempertanyakan tentang berbagai hal di lingkunganya. Beri anak kebebasan dan dorongan untuk mengembangkan khayalan, merenung dan berpikir

Stimulasi sebaiknya dilakukan secara terus-menerus setiap ada kesempatan, misalnya sambil mengganti popok, ataupun sambil memberi makan. Semua itu dilakukan dalam suasana bermain, penuh kegembiraan dan kasih sayang.


Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.