Lindungi Jendela Dunia Buah Hati Kita


Saat melihat perkembangan dan pertumbuhan si kecil yang semakin hari semakin cerdas, pandai dan bersemangat tentu membuat bangga kita sebagai orang tua. Memberikan fasilitas yang diperlukan si kecil tentu tak pelak akan diberikan orang tua untuk menunjang tumbuh kembangnya. Misalnya saja dengan membelikan buku-buku cerita atau buku pengetahuan, belajar dengan komputer, melihat acara televisi dan lain sebagainya.

Tak disadari orang tua bahwa fasilitas-fasilitas yang diharapkan mendidik dan melatih si kecil justru membuat si kecil semakin betah dengan hal tersebut. Akibatnya kelelahan mata akibat radiasi dari benda-benda tersebut dan juga jarak yang dekat dapat menyebabkan kerusakan mata pada si kecil. Untuk si kecil, kesehatan bagian mata sangatlah rentan karena mata seorang anak kecil masih dalam proses pertumbuhan. Maka dari itu, penting bagi ada sebagai orang tua untuk selalu memberikan nutrisi yang cukup untuk menjaga kesehatan mata mereka.

Di bawah ini, beberapa masalah yang terjadi pada anak pada setiap tahap perkembangan mereka:

Kelainan Refraksi

Kelainan refraksi adalah saat dimana lensa mata tidak dapat memantulkan atau membiaskan cahaya dengan benar, sehingga gambar akan terlihat kabur.

Amblyopia atau mata malas.

Pengurangan penglihatan karena tidak dikembangkan dengan normal ketika masih anak-anak. Hal-hal yang menganggu penglihatan setelah kelahiran hingga usia 8 tahun adalah salah satu penyebab mata malas. Sebab otak mulai mengacuhkan apa yang dilihat mata ‘malas’ dan mengutamakan yang tampak oleh mata ‘baik’ saja.
Beberapa penyebab lain adalah juling, rabun jauh, rabun dekat, astigmatis, atau katarak anak-anak. Amblyopia biasanya menyerang satu mata saja. Namun jika kedua mata juga terkena amblyopia, kondisi tersebut tentu mempengaruhi kinerja kedua mata.
Meskipun kebanyakan amblyopia menyerang anak-anak, orang dewasa dulu yang gagal didiagnosis dan tidak diobati akan tetap menderita mata malas.

Strabismus atau mata juling.

Kelainan mata ini adalah suatu keadaan dimana mata mengalami penyimpangan yang tidak normal dari letak satu mata terhadap mata yang lainnya, sehingga garis penglihatan menjadi tidak sejajar dan pada waktu yang bersamaan kedua mata tersebut tidak tertuju pada benda yang sama.

Retinoblastoma atau kanker mata

Retinoblastoma adalah kanker yang terjadi pada daerah di belakang mata yang peka terhadap cahaya (pada retina). Kanker mata dapat memengaruhi orang-orang dari segala usia, namun pada umumnya penyakit ini menyerang anak-anak yang berumur kurang dari 5 tahun.

Tips menjaga agar mata si kecil tetap sehat adalah sebagai berikut:

  1. Periksakan kesehatan mata si kecil jika menemui kelainan pada mata si kecil.
  2. Kurangi kebiasaan menonton televisi, menatap komputer dan alat-alat lain yang memancarkan radiasi tinggi.
  3. Jaga jarak pandang dengan objek yang dilihat. Misalkan saat membaca buku, usahakan agar si kecil membaca dengan benar, duduk yang baik tidak sambil tiduran apalagi kurang cahaya.
  4. Jaga asupan gizi si kecil. Beri makanan 5 sehat 6 sempurna bagi si kecil. Ingat ada makanan yang sangat baik dikonsumsi saat tubuh masih dalam keadaan sehat namun makanan tersebut akan menjadi tidak baik jika tubuh telah terserang penyakit.
  5. Jika si kecil terlanjur harus menggunakan alat bantu melihat, gunakan yang nyaman dan aman untuk kesehariannya. Misalkan kacamata, pilih bahan pastik yang tidak mudah pecah dan frame yang kuat agar tidak mudah patah. Pemberian lensa kontak pada anak dapat memperburuk kondisinya.
  6. Berikan suplemen / vitamin yang bagus untuk kesehatan matanya, seperti : WELLNESS – Kids Omega 3 (30), Nature’s Health – Visi Health (60), Sea Quill – Eye-Bright (65)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.